Perkembangan Sosial Anak Usia Dini 0-6 Tahun

Tahukah Anda bahwa benih perilaku sosial sudah tertanam pada bayi sejak lahir? Kebanyakan anak yang menerima pendidikan penuh kasih dan perhatian menunjukkan perkembangan sosial yang sangat sehat. Proses perkembangan sosial pada anak-anak berlangsung secara bertahap selama bertahun-tahun. Selama periode ini, orang tua, guru dan anggota keluarga dekat memainkan peran penting.

Apa itu perkembangan sosial pada anak?

Perkembangan sosial anak dapat didefinisikan sebagai interaksi anak dengan orang lain.

Selama tahap awal,anak sangat tergantung pada orangtuanya dan pengasuh lainnya. Oleh karena itu, dalam fase ini, interaksi anak terbatas hanya pada orang-orang ini. Nantinya,anak mulai berinteraksi dengan anak-anak lain dan orang dewasa.

Seorang anak bersemayam pada keamanan, cinta dan perawatan yang diberikan oleh orang tuanya dan pengasuh. Nantinya, anak juga akan belajar menyampaikan cinta, perhatian dan menunjukkan tanda-tanda perilaku empati. Ini merupakan indikasi dari perkembangan sosial anak.

Perkembangan usia sosial pada anak-anak dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Perkembangan Sosial Anak Usia 0 – 1 Tahun

Selama periode ini, interaksi anak sangat terbatas pada orang tuanya dan perawat saja. Bayi yang telah berusia lebih dari 9 bulan, mungkin menunjukkan minat pada anak-anak lainnya. Mereka juga dapat menunjukkan kecemasan terhadap orang asing dan mungkin dapat tertekan jika orangtua tidak didekatnya.

  • Perkembangan Sosial Anak Usia 1 – 2 Tahun

Pada tahap ini anak-anak sering menikmati ‘bermain paralel’, ketika berhubungan dengan anak-anak lain. Meskipun sedikit interaksi yang terjadi dengan anak-anak lain, dapat menjadi sangat penting bagi perkembangan sosial lebih lanjut pada anak.

  • Perkembangan Sosial Anak Usia 2 – 4 Tahun

Pada tahap ini interaksi sosial mereka dengan teman sebaya dimulai dalam arti sebenarnya. Sementara mereka masih dapat memilih untuk bermain sendiri, mereka mungkin menunjukkan minat bermain bersama anak-anak lain.

Sedikit mendorong, menyambar, menangis, yang semuanya hasil dari bermain bersama adalah umum pada tahap ini. Bahkan, mungkin dapat mengajari anak beberapa pelajaran berharga dalam interaksi sosial.

  • Perkembangan Sosial Anak Usia 4 – 6 Tahun

Pada tahap ini bermain menjadi lebih kooperatif. Anak-anak belajar beberapa nilai penting seperti berbagi, yang dapat membantu mereka membangun hubungan dengan rekan-rekan mereka. Anak-anak belajar untuk menyelesaikan konflik mereka, tanpa campur tangan orangtua. Konflik seperti ini dapat menumbuhkan keterampilan sosial yang penting pada anak-anak.

  • Perkembangan Sosial Anak Usia 6 Tahun Lebih

Sekolah memungkinkan anak-anak untuk menghabiskan waktu lebih banyak dengan rekan-rekan mereka. Anak-anak usia ini mengamati anak-anak lain dan mungkin mencoba untuk meniru mereka. Persahabatan tumbuh pada tahap ini dan anak-anak mungkin menunjukkan keinginan lebih ke arah beberapa rekan, sehingga mendorong konsep ‘sahabat’. Keterampilan sosial yang dikembangkan pada tahap ini sangat berharga karena mereka membentuk dasar bagi interaksi sosial dalam kehidupan dewasa.