Tips ASI Eksklusif untuk Para Ibu Pekerja

ASI adalah makanan pertama bayi sejak lahir dan sangat dianjurkan sampai bayi berusia 6 bulan, tanpa makanan pendamping apapun. Setelah 6 bulan, ASI tetap dianjurkan dengan MPASI alias Makanan Pendamping ASI (baca: bukan susu formula). Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa ASI memberi keuntungan ganda baik pada bayi maupun ibu . ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh bayi, menambah kecerdasan, dan meningkatkan hubungan kedekatan emosional bayi dan ibu. ASI aman bagi bayi karena bergizi tinggi dan tidak mengandung bakteri membayakan atau zat berbahaya maupun radiasi seperti yang belakangan marak ditemukan di susu formula. Keuntungan bagi ibu jika member ASI ekslusif antara lain, dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara, kanker serviks, mempercepat kembalinya ukuran rahim dan berat badan pada ukuran semula, mencegah resiko tulang keropos serta merupakan KB alami. Dari segi financial, penggunaan ASI dapat menghemat budget rumah tangga.

Seorang ibu yang baru saja melahirkan bayinya dan sehat jasmani dan rohaninya tentunya akan sangat berkeinginan member ASI ekslusif. Hanya saja, tidak semua ibu mudah melakukannya, terutama bagi ibu pekerja yang notabene waktunya banyak dihabiskan di tempat kerja setelah masa cuti melahirkan selesai.

Untuk itu, beberapa tips berikut ini dapat memudahkan ibu pekerja untuk tetap dapat memberikan yang terbaik bagi buah hatinya sambil tetap professional menjalankan karier di luar rumah.

Benda wajib yang harus dimiliki adalah pompa ASI elektrik , apron menyusui, cooler bag beserta ice gel, dan botol kaca tempat menyimpan ASI di freezer.

Selama cuti, stoklah ASI sebanyak mungkin di dalam botol dengan takaran sekali minum Dan simpanlah di freezer dengan suhu paling dingin. ASI akan tahan selama 3 bulan di freezer, 2 hari di kulkas bawah dan 4 jam di suhu kamar dengan kondisi tertutup rapat.

Mempompa ASI sebaiknya dilakukan 3 atau 4 jam sekali, agar menjaga kualitas ASI supaya tidak terlalu encer. Jadi, jika ibu bekerja di luar rumah selama 8 jam, maka ketika pulang dapat membawa 2 sampai 3 botol ASI perah.

Di tempat kerja, carilah ruangan yang tidak terlalu ramai agar ibu bisa tenang saat memompa. Hindari memompa di toilet karena disana sangat tidak higienis. Ibu bisa memilih ruangan arsip atau sejenisnya. Dengan menggunakan apron menyusui, ibu bisa mempompa ASI dengan tertutup. Setelah memompa selama 15-30 menit, ASI kemudian disimpan di kulkas bawah (bukan di freezer). Ketika pulang, ASI tersebut dimasukkan ke dalam cooler bag dan diberi pendingin ice gel yang telah dibekukan di freezer sebelumnya. Ice gel akan tahan 2-3 jam mendinginkan ASI di dalam cooler bag.

Sesampainya di rumah, ASI langsung dipindahkan ke freezer untuk dikonsumsi sesuai urutan tanggal di label. Ingatlah untuk selalu menempelkan label yang bertuliskan tanggal dan jam ASI diperah.

Di kota besar, kini fasilitas pemberian ASI bagi ibu pekerja lebih dipermudah lagi dengan hadirnya kurir ASI yang siap mengantar jemput ASI, sehingga bayi tetap dapat menikmati ASI walau sang ibu bekerja di kantor.

Dengan berbagai kemudahan yang tersedia, kini ibu pekerja dapat memberikan ASI terbaik untuk sang buah hati selama 6 bulan bahkan sampai 2 tahun. Mari galakkan ASI!

Peluang Bisnis

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN