Kedutaan Besar Indonesia di Amerika menggagas upaya pemecahan rekor dunia untuk ‘Angklung Ensemble Terbesar’ yang akan diawasi oleh seorang juri dari Guinness World Record. Oleh karena itu, upaya akan dilakukan sesuai dengan persyaratan dan prosedur yang diminta oleh GWR tersebut. Hal ini akan menjadi catatan upaya dunia pertama dari ‘Angklung Ansambel Terbesar’ yang dilakukan di luar Indonesia, melibatkan peserta dari berbagai negara dan budaya.
Upaya pemecahan rekor tersebut akan dilakukan pada hari Sabtu 9 Juli 2011, dimulai pada pukul 5 sore. Para peserta akan berkumpul di lokasi yang ditunjuk di area Washington Monument Grounds. Mereka akan berdiri di dalam pagar tali yang mana mereka bisa masuk dari beberapa entry point. Dalam setiap titik masuk, akan ada 2 hingga 4 relawan yang akan menghitung jumlah peserta. Pada titik ini, setiap peserta akan mendapatkan angklung, sebuah bandana Bali (untuk pria) dan syal batik (untuk wanita) yang dapat mereka simpan sebanyak souvenir. Kemudian, para peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok tergantung pada catatan angklung yang mereka miliki. Jadi, penting bagi setiap peserta untuk tahu persis nada pada angklung yang mereka pegang.
Sebelum mencatatkan upaya pemecahan rekor yang sebenarnya, semua peserta dengan dipimpin oleh seorang konduktor angklung, akan berlatih lagu untuk memastikan bahwa ketika rekor dicatatkan, mereka semua siap untuk memainkannya. Dalam pencatatan rekor yang sebenarnya, seluruh peserta akan memainkan lagu selama kurang lebih 5 menit. Jika usaha itu berhasil, juri akan mengumumkannya segera dan semua peserta akan mengetahui bahwa mereka telah memecahkan rekor dunia pertama dari ‘angklung ansambel terbesar’ yang akan dicatat dalam Guinness Book of World Records. Setelah itu, seluruh partisipan akan mendapatkan sertifikat sebagai bagian dari pemecah rekor dunia tersebut.
Ribuan angklung sedang diproduksi di Jawa Barat, Indonesia, khusus untuk acara ini. Pada hari pemecahan rekor, sebuah kelompok angklung terkenal yang dipimpin oleh Daeng Udjo (pelatih dari Saung Angklung Udjo) akan hadir dan memimpin ensemble. Daeng Udjo dikenal dengan teknik khusus yang akan mengarahkan peserta untuk memainkan musik dan lagu dengan angklung. Teknik khususnya begitu unik namun mudah diikuti, bahkan untuk orang yang belum pernah melihat dan bermain angklung sebelumnya. Tekniknya menyenangkan dan penuh kejutan. Setelah pemecahan rekor dunia, semua peserta akan berkesempatan untuk mendengarkan lebih lanjut lagu-lagu indah yang bisa dimainkan dengan angklung.
Artikel Terkait:
- Angklung sebagai Warisan Budaya Asal Indonesia Angklung yang merupakan salah satu alat musik tradisional dari Jawa Barat ini sudah sejak tahun 2009 diusulkan ke UNESCO sebagai...
- Wanita Dengan Rekor Pernikahan Terbanyak Linda Wolfe adalah nenek Amerika dengan rekor pernikahan terbanyak di Dunia yaitu 23 kali menikah. Dan sekarang menjelang pernikahannya yang...
- Wanita Terpendek Di Dunia Wanita terpendek di dunia, Jyoti Amge dalam usia 18 tahun hanya memiliki tinggi badan 62.8 cm. Jyoti, asal India merayakan...
- Pantai terhalus di dunia ada di Indonesia Pantai Ngurbloat, pantai dengan pasir putih terhalus di dunia atau lebih dikenal oleh penduduk kota Tual dengan Pantai Pasir Panjang,...
- Indonesia Masuk Peringkat Keempat Dunia Sebagai Negara Dengan Pengusaha Penyuap “LUARBIASA” (dalam artian negatif) atau “MENYEDIHKAN” kata yang tepat untuk mengomentari hasil survei di 30 negara oleh Transperancy International mengenai...




