Trik Mengelola Gaji ‘Standar’

Gaji yang standar maupun pas-pasan sungguh bukanlah halangan..
Menjelang hari gajian, serangkaian daftar rencana seringkali ‘memanipulasi’ pikiran kita. Biasanya kita merasa berhak menghabiskan  isi dompet dengan anggapan, “Tenang, rekening bakal segera terisi lagi kok.” Ada juga yang dengan tanpa rasa bersalah langsung memuaskan hobi belanjanya karena merasa sedang ‘kaya’ setelah gaji masuk ke rekening.

Bila kedua kebiasaan tadi di atas sering kita lakukan, pastinya nih, berapapun nominal gaji yang diterima nggak akan pernah cukup ataupun bersisa hingga gajian bulan berikutnya. Padahal bahkan dengan gaji standar pun seharusnya kebutuhan kita dapat tercukupi. Menurut Ely, salah seorang konsultan keuangan sekaligus pemilik Dreams Enterprise, trik untuk mengatasi semua itu adalah dengan cara membagi gaji menjadi empat pos besar!

“Pembagiannya antara lain: 30 % untuk menabung, 30 % untuk membayar hutang dan cicilan, 30 % untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan 10 % terakhir adalah untuk biaya tidak terduga. Bila kebutuhan hidup sehari-hari tidak mungkin tercukupi dari 30% gaji, porsi menabung masih bisa dikurangi setidaknya minimal 10%.”

Jika mengambil cicilan yang berbunga tinggi, kita sebaiknya mengutamakan pembayarannya dibanding dengan mengisi tabungan. Misalnya nih, membayarkan sejumlah uang melebihi tagihan minimal kartu kredit, atau menyelesaikan cicilan kendaraan secepatnya. Kalau hutang sudah terbayar, otomatis jatah tabungan kan tentunya dapat diperbesar.

Namun pos kebutuhan tak terduga harus selalu ada untuk berjaga-jaga. Perlu diperhatikan, pos ini termasuk penting mengingat kemungkinan bila kita tiba-tiba sakit atau ada kegiatan sosialisasi tidak rutin, seperti undangan pernikahan teman ataupun membeli kado ulang tahun buat Sang Bunda. Dengan begitu kita tidak perlu menganggu pos gaji lainnya. By the way… kalau semisal ternyata nggak terpakai, boleh banget tuh, diambil barang sedikit saja untuk jatah bersenang-senang atau berlibur..sekedar untuk menikmati hasil yang kita dapatkan.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply