Cara Investasi Emas

cara-investasi-emasIngin berinvestasi emas? Jangan sembarangan. Meskipun tergolong investasi dengan resiko rendah, emas juga perlu strategi investasi. Investasi emas juga bermacam-macam bentuknya. Bentuk investasi emas bisa berupa perhiasan, koin, batangan atau bentuk yang lain. Berikut tipe-tipe investasi emas serta strateginya.

Emas Batangan dan Koin

Emas batangan dan koin adalah cara teraman untuk berinvestasi. Tidak ada ongkos pembuatan yang dapat mengurangi nilai investasi emas. Emas koin dan batangan juga tersedia dalam ukuran kecil, jadi dana yang disiapkan tidak harus sangat besar. Jika ingin berinvestasi emas koin atau batangan, pastikan untuk memilih yang emas murni. Ini ditandai dengan angka 999.9, dan harus memiliki sertifikat asli. Harus diingat juga investasi emas dalam bentuk fisik ini sangat memerlukan kehati-hatian dalam penyimpanan. Cara menyimpan terbaik adalah dengan menyimpannya di safe deposit box bank, dan ini akan menjadi bagian dari biaya investasi. Emas batangan atau koin dapat diperoleh di toko-toko emas atau Pegadaian.

Perhiasan Emas

Perhiasan fungsinya tidak ditujukan untuk sebuah investasi. Yang terkandung di dalamnya lah yang menimbulkan nilai investasi. Dalam hal ini emas. Meskipun umum, tapi perhiasan emas tidak terlalu disarankan untuk dijadikan instrumen investasi. Mengapa? Karena perhiasan emas selain nilai emas juga mengandung ongkos pembuatan dan desain. Saat membeli perhiasan emas, ongkos-ongkos ini dibayar oleh investor. Tapi saat menjual, toko emas tidak akan memperhitungkan biaya-biaya ini. Toko emas hanya akan menghitung nilai emasnya saja. Jika tetap ingin berinvestasi perhiasan emas, sebaiknya dipilih sebagai alat investasi jangka panjang, minimal 10 tahun. Pada saat itu, harga emas sudah melonjak tinggi, dan ongkos pebuatan dan desain pun sudah tertutupi. Ingat juga perhiasan emas merupakan barang fisik yang membutuhkan tempat penyimpanan yang aman.

Sertifikat Emas

Sertifikat emas adalah bukti kepemilikan atas emas yang disimpan pada bank di suatu negara. Alternatif ini cukup aman karena tidak perlu menyimpan emas secara fisik.  Selalu pastikan bahwa sertifikat yang dimiliki adalah sertifikat asli.

Kontrak Emas Berjangka

Investasi pada kontrak emas berjangka mirip dengan investasi saham. Bedanya investasi ini dilakukan di bawah Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Investasinya sangat fleksibel karena keuntungan bisa diperoleh dalam sehari, atau bahkan hanya dalam satu jam. Permasalahannya, Investasi ini juga beresiko rugi dalam waktu yang sangat cepat. Untuk meminimalkan resiko, pelajarilah cara trading yang benar, pilih pialang yang dapat dipercaya dan sistem yang baik. Pastikan selalu bahwa investasi dikelola sendiri, tidak hanya sekedar mengandalkan wakil pialang. Kelemahan lain, investasi jenis ini membutuhkan modal yang cukup besar. Minimal 100 juta rupiah sebagai initial margin.