Tips Memonitor Anak Berinternet

Saat ini internet hampir menjadi bagian gaya hidup bagi kebanyakan masyarakat di perkotaan, dan bahkan pemerintahpun telah merealisasikan internet masuk ke pedesaan melalui sekolah-sekolah, sehingga informasi yang masuk bagai tak terbendung diterima oleh masyarakat pengguna internet, tak terkecuali anak-anak usia sekolah. Menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para orangtua menghadapi beragam informasi yang bisa diperoleh dengan mudah oleh anak-anak melalui internet. Untuk menjauhkan anak-anak dari internet pun menjadi hal yang mustahil dan kurang bijaksana karena saat ini banyak tugas-tugas sekolah yang mengharuskan para siswanya mengakses internet. Satu-satunya cara adalah dengan memonitor anak-anak dalam berinternet, selain memasukkan nilai-nilai moral dan keterbukaan pada anak tentunya.

Berikut tips memonitor anak dalam berinternet :

  1. Orangtua diharapkan juga dapat sedikit banyak memahami cara akses internet sehingga paham literasi komputer dan tahu bagaimana cara memblock materi-materi yang tidak pantas bagi anak-anak.
  2. Usahakan untuk tidak meletakkan komputer yang terakses internet ke dalam kamar pribadi anak, dan sebisa mungkin meletakkannya di tempat yang terbuka sehingga tidak membuka kesempatan bagi anak-anak membuka situs-situs yang tidak pantas.
  3. Seleksi situs-situs yang sering dikunjungi anak-anak, masukkan web address ke dalam favorite atau bookmark di toolbar, sehingga anak tidak perlu browsing.
  4. Jika tidak dapat meluangkan waktu untuk online bersama anak-anak, cari software yang berbayar ataupun tidak yang dapat memonitor aktivitas komputer. (Untuk tulisan berikutnya akan disampaikan software untuk memonitor aktivitas komputer -pen)
  5. Selalu memonitor kegiatan sekolah yang berhubungan dengan internet, tugas-tugas yang diberikan dan situs-situs yang harus diakses.
  6. Saat ini banyak penipuan yang menggunakan media jejaring sosial. Kenalkan pada anak-anak aturan-aturan main dalam menggunakan jejaring sosial tersebut, dan ‘jangan berbicara dengan orang asing’ tetap berlaku di dunia online. Bila memungkinkan, bagi anak-anak pra remaja tidak perlu dikenalkan adanya chat room yang terbuka.

Selain dari tips-tips di atas, yang terpenting, sekali lagi adalah komunikasi anak dengan orangtua, sehingga anak-anak tidak menjadikan internet sebagai media pelarian dan sumber informasi sebagai proses pencarian jati diri, dan anak-anak tidak menjadi korban predator internet.


Artikel Terkait:

  1. Etika Berinternet Hidup di zaman serba digital dengan segala kemudahannya ternyata mempunyai aturan main yang sangat signifikan. Jika salah langkah, bisa...
  2. Key Logger Setiap software, adalah bagian dari teknologi, sama seperti mata uang yang memiliki dua sisi, satu sisi bisa menguntungkan, sisi lain...
  3. 40 Tahun Internet 40 Tahun Internet 40 tahun yang lalu, tepatnya tgl 29 Oktober 1969, Leonard Kleinrock memimpin sebuah tim yang kemudian...
  4. Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Menghina Guru Gara-gara menuliskan pesan berisi penghinaan terhadapa seorang gurunya di Status Facebook, 4 Siswa sebuah SMA di Tanjung pinang terpaksa dikeluarkan...
  5. Siapakah Penemu Jaringan Internet ? Abad 20 identik sekali dengan semaraknya perkembangan komputer terutama dunia maya atau yang lebih dikenal dengan sebutan Internet. Saat...

Leave a Reply