Dokter PTT tertembak oknum TNI

Media-media di jakarta baru menyiarkannya  pagi tadi, padahal kejadiannya terjadi hari rabu kemarin.  Sungguh sangat jauh berbeda dengan kasus kepergian mbah Surip yang langsung mendapat ucapan bela sungkawa dari Presiden RI dan sorotan dari seluruh media.

dokterSeorang dokter PTT di pulau Seram, Maluku Barat, tewas tertembak peluru seorang oknum TNI yang sedang mengosongkan pelurunya. Dr Lydia Olivia Pieter, lulusan FKUI tahun 2008, menghembuskan nafas terakhirnya setelah peluru tersebut mengenai bagian tubuh kirinya.

Dr. Olive tercatat  bertugas sebagai dokter PTT di daerah sangat terpencil, puskesmas Taniwel, Pulau Seram, Maluku Barat.  Pribadi yang periang  ini sebulan lagi akan menyelesaikan masa PTT disana, namun takdir berkata lain. Dr Olive wafat saat masih dalam masa pengabdiannya untuk masyarakat di daerah sangat terpencil.

Selubung duka masih menyelimuti civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Teman-teman satu angkatan dr. Olive masih tidak percaya kalau Olive telah pergi. Suara emas Olive yang sering diperdengarkan dalam acara-acara di kampus FKUI, canda tawa Olive yang riang masih terngiang di telinga mereka. Mereka menuntut ada penegakan hukum dalam kasus Olive.

R.I.P  Dr Olive……

Tags:

Leave a Reply